Minggu, 14 Desember 2014

Ruang Lingkup ISD

Ruang lngkup dalam Ilmu Sosial Dasar adalah ruang lingkup yang mencangkup kehidupan sosial dan masyarakat. Seperti berbagai macam kegiatan sosial dalam masyarakat juga masalah yang timbul dalam masyarakat serta berbagai hal mengenai kanyataan sosial dan masyarakat.
Dalam ilmu sosial dasar aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu.
Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga.
Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber.
Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
Peran  ilmu sosial dasar di dalam masyarakat adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.
Untuk melihat ruang lingkup materi Ilmu Sosial Dasar maka dibagi kedalam tiga bagian seperti dibawah ini:
a.    Kenyataan-kenyataan social yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan maslah social tertentu. Kenyataan-kenyataan social tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu social. Karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya
b.    Konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukakn untuk mempelajari masalah-masalah sosial.
Sebagai contoh dari konsep dasar semacam ini misalnya konsep keanekaragaman, dan konsep kesatuan sosial. Bertolak dari kedia konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan sadari di dalam masyarakat selalu terdapat:
·         Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individual maupu kelompok.
·         Persamaan dan perbedaan kepentingan.
Persamaan dan perbedaan itulah yang seringkali menyebabkan timbulnya konflik, kerjasama, kesetiakawanan antar individu dan golongan.
c.    Masalah-masalah social yang timbul dalam masyarakat biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan social yang antara satu dengan yang lainnya salaing berkaitan.
Dalam ilmu sosial dasar juga terdapat Pokok-pokok Bahasan, berikut ini adalah poin-poin yang mencakup pokok-pokok bahasan ilmu sosial dasar:

  1. Pengertian, latar belakang serta ruang lingkup pembahasan.
  2. Sekilas tentang ilmu-ilmu sosial, IPS, ilmu sosial, dan Ilmu Sosial Dasar.
  3. Penduduk, masyarakat dan kebudayaan.
  4. Individu, keluarga, dan masyarakat.
  5. Pemuda dan sosialisasi serta peranan pemuda dalam pembangunan masyarakat.
  6. Peranan pendidikan dlm pembangunan.
  7. Warga negara dan negara.
  8. Pelapisan sosial desa, kesamaan derajat.
  9. Desa, masyarakat kota dan pembangunan pedesaan.
  10. Kota, masyarakat kota, dan pembangunan perkotaan.
  11. Pertentangan-pertentangan sosial.
  12. Integrasi sosial dan integrasi nasional.
  13. Pembangunan dan perubahan sosial.
  14. Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan.


Sumber :

·         http://ryan-rayenmtb.blogspot.com/2011/12/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-isd.html


»»  READMORE...

Persamaan dan perbedaan ISD dan IPS

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan sosial. Berikut ini kita akan membahas mengenai persamaan dan perbedaan diantara keduanya.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki beberapa persamaan dan perbedaan.Adapun persamaan antara keduanya ialah :

Persamaan ISD dengan IPS:

1.    Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajara
2.    Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3.    Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.

Perbedaan antara ISD dan IPS :

1.    Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan   di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
2.    Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
3.    Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

»»  READMORE...

Sabtu, 13 Desember 2014

Ilmu Pengetahuan Sosial

Pengertian


Ilmu Pengetahuan Sosial dapat diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Tapi para ahli pendidikan IPS memiliki pengertian yang berbeda. Berikut ini pengertiannya :
  1. Moeljono Cokrodikardjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi budaya, psikologi, sejarah, geokrafi, ekonomi, ilmu politik dan ekologi manusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.
  2. Nu’man Soemantri menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Penyederhanaan mengandung arti:a) menurunkan tingkat kesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadi pelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa siswi sekolah dasar dan lanjutan, b) mempertautkan dan memadukan bahan aneka cabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadi pelajaran yang mudah dicerna.
  3. S. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPS merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.

Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial


  • membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupan masyarakat;
  • membekali peserta didik dengan kemapuan mengidentifikasi, menganalisa dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat;
  • membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian;
  • membekali peserta didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif, dan keterampilan terhadap lingkungan hidup yang menjadi bagian kehidupannya yang tidak terpisahkan; dan
  • membekali peserta didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembagan kehidupan, perkembangan masyarakat, dan perkembangan ilmu dan teknologi.
sumber : 
»»  READMORE...

Kamis, 11 Desember 2014

Ilmu Sosial Dasar

Pengertian Ilmu Sosial Dasar


Ilmu Sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya usaha untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari segi kenyataan dalam kehidupan Sosial masyarakat, maupun secara Individu maupun Kelompok.

Sedangkan Ilmu Sosial Dasar sendiri ialah sebagai berikut ini ;

Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang sosial manusia di dalam lingkungan. Ilmu yang menyajikan pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.

Ilmu Sosial Dasar juga mempelajari tentang adanya berbagai masalah kependudukan dan hubungan dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan
beberapa pengertian Ilmu sosial dasar menurut para ahli, diantaranya yaitu:

A. Lewis
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya

B. Keith Jacobs
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dibangun dan terjadi dalam sebuah situs komunitas

C. Ruth Aylett
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap inheren dan terintegrasi

D. Paul Ernest
Ilmu Sosial Dasar adalah lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama

E. Philip Wexler
Ilmu Sosial Dasar adalah sifat dasar dari setiap individu manusia

F. Enda M. C 
Ilmu Sosial Dasar adalah cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan

G. Lena Dominelli
Ilmu Sosial Dasar adalah merupakan bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan manusia sehingga membutuhkan pemakluman atas hal-hal yang bersifat rapuh di dalamnya

H. Peter Herman
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai suatu perbedaan namun tetap merupakan sebagai satu kesatuan

I. Engin Fahri
Ilmu Sosial Dasar adalah sebuah inti dari bagaimana para individu berhubungan walaupun masih juga diperdebatkan tentang pola berhubungan para individu

Ilmu Sosial Dasar diberikan karena banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan oleh sejumlah para cendikiawan, terutama sarjana pendidikan, sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan berbau colonial, dan merupakan warisan sistem pendidikan Pemerintah Belanda, yaitu kelanjutan dari politik balas budi kepada Conrad Theodhore van Deventer.
Sistem ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terampil untuk menjadi “tukang-tukang” yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi, perdagangan, teknik dan keahlian lain, dengan tujuan ekspoitasi kekayaan Negara.

Tujuan Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
a.       Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
b.      Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usahamenanggulanginya.
c.  Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.
d. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
e.    Untuk menambah wawasan tentang berbagai macam kejadian sosial yang ada di lingkungan masyarakat, kepribadian luas dan dapat bermusyawarah dengan satu sama lain.
f.       Dapat memahami masalah sosial yang ada di dalam masyarakat
g.      Membantu perkembangan pikiran mahasiswa dalam bersosialisasi

Tiga Cabang Ilmu

Menjawab berbagai tantangan dan persoalan dalam kehidupan, maka lahirlah berbagai cabang ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber filsafat, yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :
a.       Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah) meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan sebagainya.
b.      Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial) ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Sosial Sciences terdiri dari : Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan sebagainya.
c.       Humanities (Ilmu-ilmu Budaya)
Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya meliputi : Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lainnya.

Sumber :
http://blog-pinta.blogspot.com/2012/11/tugas-1pengertian-ilmu-sosial-dasar.html
http://prabowo-womanizer.blogspot.com/2012/10/pengertian-ilmu-sosial-dasar.html
http://ariefsz.blogspot.com/2009/12/isd-pengertian-tujuan-isd-dan-ips.html
http://parkjiyoung.wordpress.com/2012/12/02/pengertian-ilmu-sosial-dasar/
http://wikipedia.org/wiki/ilmu_sosial

»»  READMORE...

Kamis, 10 Oktober 2013

Pengalaman Pertama kali ketika Melakukan Kegiatan dalam Mengembangan Sistem Informasi

Assalamualaikum wr. wb.

Halo semuanya,
sesuai dengan judul pos saya diatas, kali ini saya akan menceritakan pengalaman dalam pengembangan sistem informasi.

Jujur saja, saya sebelumnya belum pernah melakukan kegiatan  pengembangan sistem informasi dan hal ini tentu membuat saya kebingungan ketika Dosen memberikan tugas  tentang pengalaman pertama dalam mengembangkan sistem informasi. Otak saya langsung berpikir keras, bagaimana saya akan menceritakan pengalaman saya, padahal belum pernah melakukannya.

Akhirnya, saya mendapat ide untuk menanyakannya kepada kakak saya yang juga bergelut di bidang IT dan mencari berbagai sumber seperti di buku dan searching di google. Apa sih sebenarnya sistem informasi itu? dan apa pula itu pengembangan sistem informasi? nah, dari sinilah akhirnya saya mengetahui tentang pengembangan sistem informasi.

Pengembangan Sistem Informasi

Sistem adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang saling berkaitan dan susunan prosedur yang saling berhubungan, yang melaksanakan dan mempermudah kegiatan-kegiatan utama suatu organisasi. 

Infomasi adalah data yang telah diproses/diolah sehingga memiliki arti atau manfaat yang berguna. bersifat akurat,  up to date, dan relevan.

Sistem informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan. Satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.

Sistem informasi merupakan proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu. Kumpulan antara sub-sub sistem yang saling berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)

Sedangkan pengembangan sistem (System Devploment) menurut Nugroho Adi [8],  dapat berarti menyusun suatu sistem informasi yang benar-benar baru atau yang lebih sering terjadi, menyempurnakan sistem yang telah ada. Konsep siklus hidup sistem merupakan bagian dari langkah pengembangan.

Secara garis besar, pengembangan sistem informasi itu terdiri dari:
  • Identifikasi masalah
Mengidentifikasi masalah mengenai pengembangan sistem informasi yang sedang dilakukan. Indentifikasi masalah merupakan tahapan awal dari Perencanaan Sistem (System Planning) yang menyangkut studi kelayakan baik secara teknis maupun secara teknologi serta penjadualan pengembangan suatu proyek sistem informasi dan atau perngkat lunak.  
  • Analisa masalah atau System Analysis
Dimana kita berusaha mengenali segenap permasalahan yang muncul pada pengguna dengan dengan mendekomposisikan use case digram lebih lanjut mengenali komponen-komponen sistem, obyek-objek, hubungan antar objek dan sebagainya.

Analis sistem lebih ditujukan untuk menyediakan tim proyek dengan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap masalah-masalah dan kebutuhan-kebutuhan yang memicu proyek.

Kedua hal diatas, Identifikasi masalah dan analisa masalah merupakan tahapan pertama dari pengembangan sistem, tahapan ini masih dalam perencanaan sistem. selanjutnya,
  • Perancangan sistem (design database, design tampilan)
  • Implementasi (coding+testing)
  • Pemeliharaan Sistem ( maintenance)



Demikianlah yang saya dapatkan mengenai pengembangan sistem informasi.
Terima kasih telah bersedia membaca postingan sederhana saya dan berkunjung ke blog saya.
Sampai jumpa lagi di postingan berikutnya. ^_^

Wasalam.


»»  READMORE...

Selasa, 28 Mei 2013

perbandingan 2 web


»»  READMORE...

Kamis, 23 Mei 2013

perbandingan 2 web


Melakukan perbandingan dua buah web site, yaitu : http//:ubaya.ac.id dengan http//:unsoed.ac.id

  • Unsoed.ac.id

  • Ubaya.ac.id
 

 compare data between ubaya and unsoed

Ubaya.ac.id
unsoed.ac.id

Menggunakan :
http://www.sitescore.co
https://dash.heatsync.com
http://getrank.themesworldz.com
»»  READMORE...